PILKADA: Hasil Survei dan Tidak Ada Mahar


PEMILU Kepala Daerah (Pilkada) harus berlangsung bersih dan fair. Inilah sikap Partai NasDem dalam pemilihan langsung kepala daerah (gubernur, bupati dan wali kota) se Indonesia.

Sejak proses pilkada langsung 2015, Partai NasDem menerapkan aturan tidak ada mahar yang diberlakukan kepada para calon kepala daerah. Acuan NasDem adalah hasil survei. Artinya, jika elektabilitas calon kepala daerah tinggi, maka ia berpeluang untuk dicalonkan dan didukung NasDem.

Partai NasDem telah menunjuk lembaga survei, yaitu: Indo Barometer, Lembaga Survei Indonesia, Charta Politika, dan Polmark Indonesia.

Hasil lembaga survei ini dijadikan acuan untuk menghindari para calon kepala daerah oportunis yang ikut dalam proses pilkada bermotifkan demi kekuasaan semata, lalu melakukan money politics.

Kebijakan tanpa mahar dijadikan sikap partai dimaksudkan agar kelak jika sang calon kepala daerah terpilih tidak melakukan tindakan tercela, seperti korupsi atau menyalahgunakan kekuasaan. Setelah sang calon terpilih, Partai NasDem akan terus mengawasi yang bersangkutan saat menjabat sebagai gubernur, bupati atau wali kota.[]

source : http://partainasdem.id/2016/02/03/pilkada-hasil-survei-dan-tidak-ada-mahar/

Iklan