Ini Pengakuan Pemutilasi Wanita Hamil Tangerang


Kusmayadi alias Agus, pelaku mutilasi terhadap seorang wanita hamil, almarhumah Nur Atikah alias Nuri (33) membuat pengakuan mengejutkan. Selama dalam pelarian, ia mengaku takut setiap melihat Kombes Pol Krishna Murti, Dir Reskrimum Polda Metro Jaya muncul di televisi. (Baca : Pelaku Mutilasi Wanita Hamil Ditangkap di Surabaya)

“Habis melakukan itu (membunuh dan memutilasi) saya nonton televisi. Tapi begitu ada pak Dir, saya ganti channel,” ujar Agus di hadapan Krishna Murti, di Polda Metro Jaya, siang tadi. Pengakuan Agus pun membuat Krishna Murti heran.
“Kenapa dipindahin channelnya? Memang kenapa lihat saya? Memang kamu sering lihat saya?” tanya Krishna. “Takut saja pak. Saya sering lihat bapak di televisi, sebelum kejadian ini dan setelahnya juga,” jawab Agus, seperti dinukil dari detik.com.

Di hadapan Krishna, dan tim Direktorat Reskrimum yang menangkapnya dari Surabaya, Agus juga mengaku, pasca kejadian itu, ia berusaha tidak menonton tayangan berita di televisi, karena dihantui perasaan persalah. “Saya takut, Pak,” katanya. (Baca : Pelaku Mutilasi Menangis Waktu Ditangkap)

Menurut informasi di Gedung Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, usai peristiwa berdarah yang merenggut nyawa Nur Atikah pada Rabu (13/04/2016) lalu di Telagasari, Cikupa, Tangera, Agus langsung melarikan diri.

Tewasnya Nur Atikah sempat menggemparkan kawasa Tangerang, Banten. Apalagi, jasad korban yang diketahui tengah berbadan dua itu ditemukan tak lagi utuh alias dimutilasi, dan potongan tubuhnya dibuang terpisah oleh pelaku. Polisi yang menangani kasus ini, sempat kesulitan menguak tabir di balik kematian Nur Atikah.

Namun, penyelidikan yang dilakukan marathon akhirnya memberi angin segar. Pasca kejadian itu, polisi berhasil mendapatkan identitas seorang pria asal Lebak, Banten. Pria yang disebut-sebut berinisial N ini kemudian diperiksa polisi, hingga akhirnya didapat keterangan yang mengarah kepada tersangka Agus.

“Menurut keterangan saksi, pelaku sempat menginap selama 2 malam di rumahnya,” kata Kombes Krishna Murti.

Meski tidak bersedia membuka identitas saksi dimaksud, Krishna mengatakan, saksi tersebut berjenis kelamin pria, dan kini berada dalam perlindungan khusus polisi. “Statusnya saksi. Dia kita amankan, dilindungi,” jelas Krisnha.

sumber : http://news.simantab.com/baca/2016/04/21/-ini-pengakuan-pemutilasi-wanita-hamil-tangerang,21041201

Iklan