Bagaimana cara membiayai pernikahan????


Tanya:
Saya berencana menikah tahun depan. Permasalahannya adalah saya bingung sekali mengelola keuangan yang diperlukan untuk momen pernikahan tersebut. Bagaimana cara yang tepat untuk membiayai persiapan pernikahan ya? Kalau meminjam ke bank rasanya kurang bijak, sedangkan kalau pakai tabungan pastinya terkuras habis sedangkan kami juga butuh tabungan untuk pascapernikahan. Terimakasih sebelumnya untuk saran Anda.

Indah

Jawab:
Hi Indah,

Waaah senangnya, Anda sebentar lagi akan mengalami satu momen yang sangat besar dalam hidup Anda. Betul sekali, untuk menyambut peristiwa yang (semoga) hanya sekali dalam hidup ini, perlu persiapan yang matang.

Untuk persiapan dana pernikahan, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat budget-nya. Karena kalau kita tahu budgetnya, akan memudahkan untuk mengatur biaya ini.

Buat budget biaya pernikahan Anda sedetil mungkin. Diskusikan dengan keluarga besar dan tentunya dengan calon pasangan Anda dan keluarganya juga. Karena budget ini akan sangat terkait dengan konsep pernikahan juga. Berapa banyak tamu yang akan diundang, menunya apa, dan hal-hal lainnya. Jangan lupa diskusikan juga dengan mereka, dananya dari mana. Karena, siapa tahu orang tua Anda atau orang tua calon pasangan Anda sudah memiliki dana yang dialokasikan untuk biaya pernikahan Anda.

Kadang-kadang, karena berpikir ini adalah peristiwa besar dalam hidup kita, kita ingin konsep pernikahan yang “wah” dan berbiaya besar.Padalah tidak harus selalu begitu. Karena, bagaimana pun, pesta pernikahan itu hanya 1 atau 2 hari saja. Yang paling penting adalah akad nikahnya atau prosesi pernikahannya, bukan pestanya. Jangan sampai pesta pernikahan ini menguras seluruh tabungan Anda.

Jika memang anggaran terbatas, sebaiknya jangan memaksakan pesta yang mahal. Karena hidup Anda setelah pesta satu hari itu jauh lebih penting. Jika Anda beranggapan bahwa nanti akan mendapat “angpau”, sebaiknya jangan terlalu diandalkan, karena jumlahnya tidak pasti.

Betul, hutang ke bank untuk biaya pernikahan adalah sangat tidak bijaksana dan sebaiknya dihindari. Hindari pula ego pribadi dan ego keluarga yang kadang merasa malu kalau pestanya tidak mewah. Kalau memang dananya terbatas, tidak usah memaksakan diri untuk tampak mewah, karena jika berhutang, Anda akan memiliki tanggungan yang harus Anda pikul setelah menikah.

Masih ad awaktu kan yaa, meskipun tinggal tahun depan. Setidaknya ada waktu untuk menyiapkan hari bersejarah itu, terutama masalah keuangannya.

Untuk membuat pesta pernikahan menjadi indah tidaklah harus dengan biaya mahal, tapi yang penting rukun dan syarat nikah yang merupakan inti pernikahan itu sendiri yang harus dipenuhi. Jangan lupa, biaya hidup setelah itu harus dipikirkan dengan matang pula.

Sekali lagi selamat, ya. Semoga semuanya berjalan dengan lancar.

Mohammad B. Teguh, CFP®
Independent Financial Planner
QM Financial
Image