Hal-Hal yang Harus Dipersiapkan Menjelang Pesta Pernikahan


Hal-Hal yang Harus Dipersiapkan Menjelang Pesta Pernikahan
Written by redaksi

Pesta pernikahan yang kami bahas di sini adalah pesta pernikahan di gedung (bukan di rumah sendiri). Pedoman ini untuk calon pengantin yang mempersiapkan pestanya sendiri (maksudnya bukan minta di-manage wedding organizer). Kalau tidak ingin repot, serahkan semua pada wedding organizer (tapi tentu Anda harus menyiapkan uang ekstra).

Untuk menghemat pengeluaran, mari kita (calon pengantin) dan dengan bantuan keluarga, kita persiapkan segala sesuatunya dari sekarang. Rekan se-Dhamma, yang penulis bahas di sini adalah hal-hal umum yang penulis ketahui (termasuk dari pengalaman pribadi saat menyiapkan pesta pernikahan). Penulis sadar, ini baru point kecil saja, masih sangat banyak kekurangan di sana-sini.

Judul point-point yang perlu dipersiapkan, kami susun berdasarkan urutan abjad (bukan kronologis waktu). Selamat mempersiapkan pesta pernikahan Anda, semoga semua berjalan lancar.

Anak Pengantin. Ini adalah anak kecil yang mendampingi pengantin. Carilah keponakan atau saudara jauh/ tetangga yang punya anak kecil dan bersedia jadi anak pengantin. Ada yang bertugas “menjaga” bagian ujung gaun pengantin agar tidak tersangkut, ada yang menabur bunga sepanjang “red carpet”. Bisa cowok dan cewek, bisa juga cewek semua. Lebih lucu kalau ada anak kembar. Anda “wajib” menyediakan pakaian dan rias untuk mereka.

Bagi Undangan. Umumnya seminggu sebelum pesta, undangan dibagikan. Khusus untuk tamu di luar kota, dikirimkan lebih awal. Dalam pembentukan panitia, ini salah satu seksi yang dibentuk.

Band & Singer. Kalau pihak gedung tempat pesta pernikahan Anda tidak menyediakannya, Andalah yang harus mencarinya. Makin lengkap paket sebuah band, tentu biaya main mahal. Dari yang hanya dengan seorang pemain organ dan seorang penyanyi, mini orkestra sampai orkestra lengkap. Ini untuk mengiringi Anda memasuki ruangan sampai tamu yang ingin menyumbangkan suara emasnya.

Bentuk Panitia. Anda tidak bisa mengerjakan semua hanya berdua. Butuh banyak tenaga untuk membantu. Bentuklah panitia yang terdiri dari saudara atau teman dekat Anda. Ada yang bertugas mengantar undangan pernikahan, bertanggung jawab terhadap hidangan saat pesta berlangsung, penerima tamu, menjaga angpau, dan lain-lain.

Biasa & Candid. Foto pernikahan juga ada 2 pilihan: biasa (foto formal) dan candid (momen-momen unik). Fotografer candid memang bertugas menangkap momen-momen tidak biasa (lucu).

Busana Pengantin. Ada 2 pilihan: membeli atau menyewa. Gaya bagaimana yang Anda inginkan (selalu rundingkan berdua). Busana kedua orang tua pengantin dan pakaian penerima tamu juga harus dipikirkan. Apakah ingin seragam atau tidak?

courtesy of http://www.mydove.biz
Cincin Pernikahan. Pesan cincin pernikahan yang akan dikenakan saat pesta pernikahan nanti.

Foto Bersama. Atur dari sekarang, siapa saja yang akan foto bersama dengan pengantin. Buat daftar dan rundingkan dengan fotografer Anda. Yang pasti pengantin dengan keluarga besar pria, pengantin dengan keluarga besar wanita, pengantin dan keluarga besar pria dan wanita,… (teman akrab, teman sekantor, dll).

Hadiri Pesta. Menjelang akan menikah, bila diundang, Anda harus lebih rajin datang ke pesta pernikahan teman/ relasi Anda. Di sana Anda dan pasangan bisa memperhatikan susunan acara, pakaian pengantin, make up, dekorasi ruangan,… Biasanya di meja hidangan ada banyak kartu nama (MC, catering, salon, fotografer, dan lain-lain). Anda bisa ambil semua kartu nama, suatu saat Anda butuh, tinggal hubungi nomor telpon yang tertera di kartu nama tersebut.

Ice Carving. Hiasan pahatan es yang berbentuk inisial huruf Anda dan pasangan. Ada yang pakai, ada pula yang tidak.

Izin Cuti. Minta cuti dari perusahaan, siapkan segala sesuatu yang dibutuhkan pengganti Anda agar Anda tidak diganggu urusan kantor.

Jaga Angpau. Saudara dari kedua mempelai diberi tugas khusus untuk menerima angpau, memberi souvenir. Mereka harus menjaga angpau (kalau mau ke toilet atau keperluan lain, tetap harus ada yang menjaga angpau). Pencuri angpau berkeliaran mencari mangsa, saat rawan adalah saat foto bersama. Semua angpau hilang dibawa pencuri sudah pernah terjadi, jangan sampai terulang pada Anda.

Jaga Stamina. Terutama menjelang hari H, Anda harus benar-benar menjaga stamina. Jangan sampai pas hari pernikahan, Anda jatuh sakit.

Jaga Stok. Ini salah satu tugas dari panitia yang dibentuk. Tugasnya adalah memberitahukan pihak penyedia makanan (catering atau kitchen restoran) untuk segera mengisi makanan yang tinggal sedikit. Kemudian membuat keputusan apakah akan menambah atau sesuai dengan pesanan awal.

courtesy of http://www.weddingklik.com
Kue Pengantin. Jauh hari sebelum hari H, Anda sudah bisa memesannya. Bagaiman bentuknya, berapa tingkat,… rundingkan dengan pasangan Anda.

Kunjungi Pameran. Setelah Anda merencanakan pernikahan, sering-seringlah berkunjung ke pameran pernikahan dengan calon pasangan Anda. Semua stand keperluan pernikahan ada di sini. Jangan lupa ambil brosur dan tanyakan apa saja yang ingin Anda ketahui.

Lokasi Pemotretan. Setelah pemberkahan pernikahan (menjelang pesta/ resepsi), Anda punya kesempatan berfoto outdoor. Anda juga harus membayar untuk mendapatkan lokasi pemotretan (bisa di tempat obyek wisata, kompleks perumahan mewah, rumah makan di luar kota dengan pemandangan indah). Pilihan ini menghemat biaya (sewa pakaian pengantin dan make up) tapi resikonya capek. Ada pula yang mengambil hari khusus (sebelum pesta/ pemberkahan) dengan maksud, hasil pemotretan bisa dipajang di pesta pernikahan, bahkan di undangan pernikahan.

Mas Kawin. Biasanya berupa perhiasan emas. Tapi terkadang ada yang menambahkan uang dengan jumlah unik (sesuai dengan tanggal pernikahan). Uang kertas dengan jumlah unik dibingkai. Kalau Anda ingin juga seperti itu, silakan memburu uang kertas lama dengan nilai Rp 1, Rp 5,… di pedagang uang kuno di kaki lima.

Master of Ceremony. Pilih MC pernikahan sesuai dengan kebutuhan. Ada kalanya orang tua ingin MC yang bisa berbahasa Tionghua (Mandarin), selain bahasa Indonesia tentunya. Makin banyak bahasa yang diinginkan, tarif makin mahal.

Menu Makanan. Pengalaman penulis, sebelum memilih, kami diberi kesempatan oleh pihak hotel untuk cicip rasa. Dari sana kami baru memutuskan menu apa yang akan dipilih. Perhitungan kasar porsi yang dipesan: total undangan yang disebar x 1,5. Misalnya total undangan yang disebar 300 maka pesan prasmanan untuk 450 orang. Hotel tempat kami pesta menyatakan siap menambah sekitar 150 porsi bila kurang. Tinggal bilang saja. Untuk yang 150 porsi ini hanya dihitung bila terpakai. Coba tanyakan pada pihak catering, bagaimana mekanismenya. Banyak teman Anda yang Buddhis dan vegetarian? Mungkinkah perlu menu vegetarian di samping menu biasa? Selain menu prasmanan (nasi dan lauk), sekarang sudah umum ada stand. Beberapa stand yang biasa kami temukan di pesta pernikahan: baso tahu, siomay, crepes, pempek, sate, soup, es krim/ es puter, buah-buahan, dan lain-lain.

Mobil Pengantin. Tinggal hubungi rental mobil pengantin.

Nama Famili. Sejak memutuskan akan menikah, kami berbagi tugas. Saya mencatat nama famili saya, istri (calon istri) mencatat nama familinya. Atau bila ada famili yang baru menikah, Anda bisa minta copy catatan mereka (tentu sebagian familinya adalah famili Anda juga).

Patroli Pengawal. Polisi dengan motor khusus ini biasanya disingkat patwal. Patwal diperlukan untuk mengawal mobil pengantin agar tidak terkena macet. Terlebih bila Anda menggunakan nomor polisi “khusus” pada mobil sewaan (lihat pada: “Plat Khusus”).

Pasukan Batik. Tapi di diary penulis istilahnya “hantu perbaikan gizi”. Ini adalah orang-orang nekat “datang tak diundang, pergi tak diantar” (ssst: Jailangkung ya???). Umumnya mereka hadir di pesta pernikahan yang diadakan di gedung umum (bukan hotel mewah). Tapi kabar terbaru, di hotel mewah pun mereka berani hadir, meski jumlahnya tidak banyak. Yang dikhawatirkan adalah jumlah mereka banyak dan datang di awal pesta sehingga saat tamu resmi yang datang di penghujung pesta hanya kebagian sisa-sisa. Ini tentu memalukan tuan rumah. Tak ada solusi tepat untuk hal ini. Tulis “undangan harap dibawa” tidak dan belum pantas dilakukan. Anggap saja kita berbuat karma baik, memberi makanan bergizi dengan tarif warteg bagi yang kurang mampu. Lumayan bikin “gondok” pasangan pengantin saat buka angpao. Makan sepuasnya menu hotel mewah plus aneka stand pilihan, hanya dengan Rp 5.000. Di mana lagi ada harga semurah ini???

Penerima Tamu. Biasanya berasal dari keluarga saudara pengantin laki-laki dan perempuan. Sudah dibicarakan di point “Bentuk Panitia”.

Pilih Waktu. Pesta pernikahan biasanya dipilih hari Minggu siang-malam atau Sabtu sore-malam. Rundingkan dengan keluarga besar (terutama bagi yang punya banyak famili di luar kota). Minta saran dari orang tua atau orang yang dituakan seandainya keluarga masih terikat pada adat istiadat atau perhitungan hari baik (menurut feng shui, primbon,…).

Plat Khusus. Selain mas kawin berupa uang yang jumlahnya sama dengan tanggal pernikahan, nomor polisi/ plat mobil pengantin juga bisa dibuat khusus (plat aspal). Kami menggunakan plat D 2003 HL yang kami pesan khusus di kaki lima. Pesan 2 buah plat (untuk depan dan belakang) bila memang ingin dipakai saat membawa pengantin atau cukup 1 plat saja bila hanya digunakan untuk foto outdoor. Salah satu alasan menggunakan patwal adalah mobil pengantin yang memakai plat aspal ini. Kacau ‘kan bila tiba-tiba mobil pengantin kena razia polisi?

Rias Pengantin. Umumnya jadi satu paket dengan sewa pakaian pengantin.

Souvenir Pernikahan. Mau buat sendiri atau pesan/ beli saja? Sekedar info, makin banyak jenisnya, biasanya makin banyak stok yang diperlukan. Misalkan gantungan kunci. Kalau hanya 1 bentuk, misalnya buah semangka. Setiap orang hanya minta satu. Tapi kalau bentuknya ada semangka, pisang, jambu,… teman dekat dan saudara akan mengoleksi tiap jenis yang ada. Ada teman penulis yang membuat sendiri souvenir pernikahan. Jauh sebelum hari pernikahan, ia sudah mulai mencicilnya. Murah, tapi unik (tak ada di pasaran).

Susunan Acara. Apa yang diinginkan, tinggal rundingkan dengan MC. Apakah akan toast dengan tamu, menyuapi kue untuk kedua orang tua, penghormatan kepada orang tua,…

Tempat Pemberkahan. Begitu Anda dan pasangan merencanakan pernikahan, segera cari info dari vihara/ cetiya tempat Anda biasa melakukan puja bakti. Apa saja persyaratan yang diperlukan untuk pemberkahan pernikahan. Bhante, Romo, atau Pandita mana yang akan memimpin pemberkahan pernikahan dan kapan waktunya. Biasanya untuk urusan pencatatan nikah ke kantor catatan sipil, akan dibantu.

Tempat Pesta. Pengalaman kami, hunting lokasi harus jauh-jauh hari sebelum hari H. Banyak gedung/ hotel yang sudah di-booking 1 tahun sebelumnya. Anda tidak bisa memilih waktu sesuai keinginan Anda, tapi hanya memilih waktu yang kosong yang tersisa.

Undangan Pernikahan. Sekarang bentuknya sangat bervariasi. Dulu, undangan hanya berwarna merah (seperti warna angpau), sekarang, warna hitam pun tidak tabu lagi. Apakah hanya menggunakan bahasa Indonesia atau plus Tionghua (Mandarin). Pastikan tidak ada kesalahan penulisan nama orang, tempat, tanggal yang keliru sebelum undangan naik cetak. Jadi draft undangan harus diperiksa dengan teliti. Jangan lupa cetak ucapan terima kasih yang akan diikatkan pada souvenir pernikahan.
Video Shooting. Di samping dokumentasi berupa foto, dokumentasi gambar bergerak (video) juga diperlukan. Gayanya pun sangat beragam. Ada yang dibuatkan video klip dengan lagu pilihan dan variasi lainnya.

Yang Diundang. Ini adalah daftar nama teman kerja, teman main, teman akrab, tetangga,… Gabungkan ini dan nama famili adalah total undangan yang disebar.

Source : http://mari-kita-rencanakan-pesta-pernikahan.blogspot.com

About these ads